Awas, Pengembangan Desa Wisata Jangan Sampai Merusak Alam Ya!

Antara, Jurnalis
Rabu 02 Februari 2022 18:03 WIB
Desa Wisata Malasari di Kabupaten Bogor, Jabar (Foto: Instagram/@indrasutantoo)
Share :

BUPATI Bogor, Ade Yasin mengingatkan jajarannya agar tidak merusak alam dalam upaya pengembangan desa wisata yang sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat.

“Desa wisata jangan merusak alam. Hanya ditata dan dikelola saja. Alam harus dijaga dan dirawat baik-baik,” kata dia.

Menurutnya, pengembangan desa wisata yang dilakukan untuk memaksimalkan potensi perekonomian desa tidak untuk mengeksplorasi secara masif, sehingga tidak merusak lingkungan.

“Dari 435 desa dan kelurahan, sebagian besar bisa dikelola jadi objek pariwisata yang kemudian akan menjadi sumber perekonomian desa. Tapi jangan sampai merusak alam,” sambung Ade.

Dirinya mewanti-wanti kepala desa, jika dalam pengembangan kawasan wisata alam, harus memertimbangkan ekosistem dan fungsi sesungguhnya dari kawasan yang akan dikelola.

Ia tak ingin pengembangan desa wisata justru menjadi sumber bencana. Menurutnya, Pemkab Bogor akan terus meningkatkan potensi itu, salah satunya dengan menyelenggarakan lomba desa wisata.

“Kita butuh kerja sama, tidak hanya dengan pihak desa tapi juga pihak yang lain juga,” kata Ade Yasin.

Jumlah desa wisata yang semula sebanyak 25 desa pada tahun 2019, kemudian bertambah jadi 35 desa wisata pada tahun 2020, dan menjadi 40 desa wisata pada tahun 2021.

“Kita butuh kerja sama, tidak hanya dengan pihak desa tapi juga pihak yang lain juga,” kata Ade Yasin.

Jumlah desa wisata yang semula sebanyak 25 desa pada tahun 2019, kemudian bertambah jadi 35 desa wisata pada tahun 2020, dan menjadi 40 desa wisata pada tahun 2021.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya