Peningkatan kuota testing dan tracing itu, kata dr Siti Nadia, menjadi salah satu wujud upaya mencegah perluasan penularan. Makin cepat terdeteksi, makin cepat pula bisa ditangani dan dirawat. Sebab, makin lama kasus terdeteksi, maka bisa makin lambat penanganannya.
"Ini merupakan upaya deteksi dini dalam mencegah perluasan penularan. Serta mencegah munculnya klaster sebaran yang baru, juga usaha deteksi lebih awal gejala covid-19 yang diderita tiap orang," imbuhnya.
Baca juga: Ramai saat Imlek, Ini 5 Kuliner Paling Enak di Petak Enam Glodok
Baca juga: Varian Omicron Bisa Lolos Antibodi, Moderna Uji Vaksin Booster Khusus B1.1.529
Makin lama kasus positif bisa terdeteksi, maka bisa makin lambat penanganannya. Ditambah dengan kondisi saat ini penyebaran varian omicron yang begitu cepat dari satu orang ke orang lainnya.
"Hal ini penting untuk mencegah keterlambatan penanganan kasus mengingat varian omicron yang memiliki persebaran lebih cepat namun cenderung tidak bergejala," pungkas dr Siti Nadia Tarmizi.
(Hantoro)