Baca Juga : WHO: Anak-Anak dan Remaja Tidak Butuh Vaksin Booster
Dalam penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal medis JAMA, para peneliti meninjau data terhadap 23 ribu lebih kasus COVID-19 yang disebabkan oleh varian Delta atau Omicron.
Baca Juga : Benarkah Vaksin Booster Akan Disuntikkan Setiap 6 Bulan Sekali?
Mereka menemukan bahwa di antara orang yang memiliki gejala mirip COVID dan sudah menerima tiga dosis vaksin mRNA memiliki perlindungan tertinggi dari infeksi dibandingkan dengan mereka yang mendapat dua dosis atau tidak divaksinasi.
Namun, berdasarkan laporan data di Inggris, menyatakan bahwa efektivitas terhadap perlindungan antibodi yang diperoleh dari vaksin booster hanya bertahan sekitar 10 bulan saja. Oleh sebab itu, belum bisa dipastikan berapa lama manfaat vaksin booster dapat bekerja dengan baik.
(Helmi Ade Saputra)