BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan kepada dunia untuk tidak menganggap enteng Omicron. Salah satu alasannya karena varian Covid-19 ini mudah sekali menyebar.
"Varian Omicron menyebar lebih cepat daripada Delta dan terbukti tetap menginfeksi orang yang divaksin atau sudah pernah terpapar Covid-19," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari Reuters, Senin (24/1/2022).
Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan menambahkan, sangat tidak bijaksana untuk menyimpulkan dari bukti awal bahwa Omicron adalah varian yang lebih ringan dari varian sebelum-sebelumnya.
"... dengan jumlah yang meningkat, semua sistem kesehatan akan berada di bawah tekanan," kata Soumya Swaminathan.
Varian ini berhasil menghindari beberapa respons imun, katanya, yang berarti bahwa program booster yang diluncurkan di banyak negara harus ditargetkan pada orang dengan sistem kekebalan yang lebih lemah.
Baca Juga : WHO: Omicron Bukan Varian Covid-19 Terakhir
Komentar mereka sejalan dengan temuan studi Imperial College London, yang mengatakan, risiko infeksi ulang akibat Omicron lima kali lebih tinggi dan tidak menunjukkan tanda-tanda lebih ringan daripada Delta.
Baca Juga : Dari 20 Gejala Omicron, Ini 2 yang Paling Sering Terjadi
Sementara itu, Pakar WHO Abdi Mahamud menambahkan, "Meskipun kami melihat pengurangan antibodi netralisasi, hampir semua analisis awal menunjukkan kekebalan yang dimediasi sel-T tetap utuh, itulah yang benar-benar kami butuhkan."