Saat memanfaatkan telemedicine, masyarakat tak hanya berinteraksi via daring dengan dokter umum, tapi juga spesialis. Tersedia lebih dari 26 departemen spesialisasi klinis yang berbeda-beda.
Bahkan di 2022, telah tersedia satu dokrer untuk setiap keluarga. Masyarakat semakin mudah dan praktis saat ingin konsultasi dengan dokter di mana saja.
"Program ini turut mengantisipasi penyebaran varian Omicron dan masyarakat Indonesia harus semakin terbuka dan beradaptasi dengan layanan kesehatan digital," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)