Farah menjelaskan, bahwasannya terapi lari tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh saja, tapi juga berpengaruh dan berkesinambungan terhadap perbaikan mental.
"Tapi berlari juga merupakan terapi enggak harus untuk orang yang punya kelainan, tapi bisa dilakukan siapa saja karena bisa meningkatkan kesehatan mental," terangnya.
Lebih lanjut, ketika seseorang berlari maka akan menimbulkan hormon endorfin yang dapat membantu memperbaiki suasana hati. Khususnya dapat memperbaiki kesehatan mental Anda.
Selain hormon endorfin, dengan berlari juga bisa memicu datangnya hormon leptin. Di mana jenis hormon ini bisa memperbaiki pola makan, serta menimbulkan rasa semangat untuk lebih banyak bergerak.
"Dan memicu motivasi berlari lebih banyak. Efeknya juga ada efek psikologis," katanya.
(Dyah Ratna Meta Novia)