Baca Juga : Presiden Jokowi: Sudah Vaksin Lengkap, Segera Cari Vaksin Booster
Epidemiolog sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS), dr. Tonang Dwi Ardyanto mengatakan antibodi yang menurun bukan satu-satunya indikator pemberian booster. Beberapa penelitian memang menyebut bahwa antibodi di dalam tubuh yang dihasilkan vaksin COVID-19, menurun setelah 6 bulan menerima dosis kedua.
Kendati demikian, temuan ini tidak bisa menjadi dasar pemberian vaksin Covid-19 setiap 6 bulan sekali. Adapun kebijakan booster vaksin Covid-19 dari pemerintah saat ini diperuntukkan bagi usia 18 tahun ke atas, minimal 6 bulan setelah dosis kedua dan di daerah dengan cakupan vaksinasi 70 persen penduduk untuk 1 dosis dan 60 persen untuk dosis lengkap.
(Helmi Ade Saputra)