Bahkan jika seharian anda belum merasa puas melihat melihat warna-warni terumbu karang, ikan dan berbagai jenis binatang laut lainnya, anda bisa menginap di Kenawa.
Tapi tentunya menginap dengan berkemah menggunakan tenda, sebab di Pulau Kenawa merupakan pulau yang tidak berpenghuni jadi tidak ada penginapan khusus.
Saat cuaca bersahabat, setiap akhir pekan Kenawa selalu menjadi tujuan untuk wisata berkemah, dan paginya bisa menikmati matahari terbit.
Akses menuju Pulau Kenawa cukup mudah, dari Kota Mataram membutuhkan waktu sekitar empat jam, termasuk perjalanan menyeberang dari Pelabuhan Kayangan, Pulau Lombok menuju Pelabuhan Poto Tano, Pulau Sumbawa.
Menurut Imelda, dari Mataram dengan perjalanan darat sekitar dua jam menuju Pelabuhan Kayangan, kemudian naik kapal feri menuju Pelabuan Poto Tano, Sumbawa, dengan waktu tempuh kira-kira dua jam.
Setelah sampai di Pelabuhan Poto Tano, wisatawan menuju dermaga penyeberangan ke Pulau Kenawa dengan jarak sekitar 200-300 meter dari pelabuhan.
"Selanjutnya, kita harus sewa perahu nelayan menuju Pulau Kenawa sekitar 20 menit. Tarif sewa perahu sekitar Rp220.000-250.000," katanya.
Jangan khawatir, katanya, tarif tersebut merupakan tarif pulang pergi. Artinya, selama berada di Pulau Kenawa anda bisa ditunggu atau ditinggal kemudian minta dijemput saat sudah mau balik.
Bukit Kenawa
Selain menyajikan pemandangan air laut yang seperti kolam renang, di tengah Pulau Kenawa ada bukit kecil yang cocok digunakan untuk menikmati matahari terbit di pagi hari dan matahari terbenam di sore hari, serta bintang di malam hari.
Bukit kecil itu menjadi ikon Pulau Kenawa dengan pemandangan padang rumput yang berwana kehijauan saat musim hujan. Sedangkan ketika musim kemarau, padang rumput berubah menjadi padang savana yang kuning gersang.