USAT Liberty Glo semula memang hanya berada di kedalaman 8 meter. Namun, akibat meletusnya Gunung Agung pada 1963, kapal bergerak ke kedalaman 35 meter dari permukaan laut. Lambat laun, pada 1970-an bangkai kapalnya berhasil ditemukan oleh warga Desa Tulamben, dengan keadaan dihiasi beragam biota laut.
Lokasi diving Tulamben menjadi populer di kalangan wisatawan pada 2003. Bahkan, berkat keindahan bangkai kapal perang Amerika yang tersebar dari mulut ke mulut, akhirnya shipwreck di Tulamben tersohor hingga kalangan turis mancanegara.
Spot bangkai kapal Tulamben dapat menjadi pilihan juga bagi kamu yang ingin mencoba diving untuk pertama kali. Melihat arus laut di Tulamben tidak terlalu deras, sehingga memudahkan penyelam bergerak dan masuk ke bangkai kapal. Keberadaan spot diving shipwreck Tulamben memiliki jarak dekat dari pantai, hanya sekitar 15 meter.
Ada empat pilihan bagi wisatawan untuk menikmati spot diving di Tulamben, diantaranya US Liberty Shipwreck, Suci's Place, Tulamben Wall (Drop Off), serta Coral Garden. Pihak pengelola juga menyediakan para guide atau dive master professional. Bahkan, perlengkapan selam mulai dari snorkel, masker, fin, BCD, regulator, hingga wet suit tersedia mulai dari Rp600 ribuan.
(Kurniawati Hasjanah)