Penjual kentut yang baru pensiun itu mengatakan dia berencana untuk menyumbangkan sebagian dari pendapatannya untuk amal yang mendukung gangguan lambung.
“Meskipun saya mendapat serangan balik, saya pikir itu telah membuka pintu baru bagi saya. Saya sedang mengerjakan karya seni jar kentut digital saat ini,” ucapnya.
“Saya pikir semuanya terjadi karena suatu alasan, dan meskipun hari-hari penjualan kentut saya berakhir, saya akan menghemat uang yang telah saya hasilkan dan akan memasukkannya ke dalam crypto,” pungkasnya.
(Salman Mardira)