Arus masuk kendaraan pun akan dibatasi hanya dari Jalan Mataram saja agar lebih lancar karena tidak ada pertemuan arus kendaraan dari jalan lain.
"Malioboro tetap dibuka untuk kendaraan tetapi dimungkinkan ditutup jika lalu lintas sudah padat dan akan dibuka lagi jika lalu lintas sudah lancar," kata Heroe Poerwadi .
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif mengatakan, strategi manajemen lalu lintas yang akan diambil adalah memastikan lalu lintas tetap berjalan meskipun pelan.
"Malioboro memang akan tetap dibuka untuk kendaraan. Meskipun mengalir lambat tetapi diharapkan tidak menimbulkan kerumunan orang di pedestrian Malioboro. Jika Malioboro ditutup untuk kendaraan, maka yang dikhawatirkan justru muncul kerumunan masyarakat di Malioboro saat malam tahun baru. Ini yang dihindari," katanya.
(Kurniawati Hasjanah)