Kaleidoskop 2021: WSBK Mandalika Awal Kebangkitan Pariwisata Indonesia di Tengah Pandemi

Rizka Diputra, Jurnalis
Rabu 29 Desember 2021 12:03 WIB
Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB (Foto: MotoGP)
Share :

PANDEMI Covid-19 berdampak luas terhadap sektor pariwisata dunia. Kebijakan pembatasan perjalanan demi menekan penyebaran virus corona memicu anjloknya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Indonesia, sebagai negara yang kaya destinasi wisata turut merasakan dampaknya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama periode Januari hingga September 2021 anjlok hingga 67 persen dibanding periode yang sama pada 2020 silam.

Menurut laporan BPS, angka kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari hingga September 2021 mencapai 1,18 juta orang. Angka tersebut jauh dari realisasi pada periode yang sama tahun lalu yakni 3,59 juta orang.

Bahkan disinyalir belum ada sinyal perbaikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama pandemi Covid-19 masih mewabah.

Di tengah lesunya pariwisata, Indonesia justru mendapat kehormatan menggelar event besar internasional yakni World Super Bike 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajang WSBK Mandalika yang dihelat pada 19-21 November 2021 menjadi awal mulus kebangkitan pariwisata Tanah Air di tengah pandemi Covid-19.

Mata dunia pun tertuju ke Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok, tempat para pembalap World Superbike memperebutkan gelar juara dunia musim 2021. Gelombang wisatawan ke Lombok mulai menggeliat. Hal itu terbukti dari meningkatnya pergerakan penumpang di Bandara Lombok.

Baca juga: Alasan Mandalika Layak Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan Indonesia

General Manager Bandara Lombok, Nugroho Jati mengungkapkan, melihat tren pergerakan penumpang, puncak arus kedatangan terjadi pada 19 November 2021, di mana terdapat 4.241 orang tiba di bandara itu.

Sedangkan puncak arus keberangkatan terjadi pada 22 November 2021 dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 4.077 orang.

Sedangkan untuk pergerakan pesawat, tercatat mengalami kenaikan sebesar 43 persen pada periode yang sama. Pada 1- 16 November 2021 rata-rata ada 37 pergerakan pesawat per hari, sedangkan pada 17-23 November 2021 rata-rata mencapai 53 pergerakan pesawat per hari.

Jumlah rata-rata harian pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat selama event WSBK ini merupakan yang tertinggi sepanjang tahun 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, perhelatan World Superbike 2021 yang berlangsung di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 17-21 November 2021 lalu telah membangkitkan perekonomian wilayah itu.

Baca juga: 6 Fakta Unik Mandalika, Destinasi Super Prioritas Tuan Rumah WSBK 2021 dan MotoGP 2022

"World Superbike 2021 telah menjadi pembangkit pemulihan ekonomi di NTB, khususnya di desa penyokong Mandalika," ungkap Sandiaga secara virtual dalam kegiatan rutin Weekly Press Briefing, Senin, 29 November 2021.

Lebih lanjut, kata dia, menurut data Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), World Superbike 2021 menciptakan multiple effect yang besar bagi perekonomian Pulau Lombok. Dampak ekonomi ini tampak dari omzet penyedia penyewaan jasa transportasi yang naik sampai 70 persen.

"Sepekan selama rangkaian balap motor berlangsung, rata-rata penyedia jasa transportasi mengantongi Rp70 juta, yang mana sebelumnya hanya di kisaran Rp10-15 juta," sebutnya.

Tak hanya itu, sektor akomodasi juga mengalami peningkatan dalam hal ini dilihat dari okupansi hotel yang meroket hingga 95 persen. Tingkat keterisian kamar hotel meningkat signifikan selama event berlangsung, dari 15 persen menjadi 85 persen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya