Pembatalan pernerbangan juga terjadi di Sydney dan Melbourne, Australia.
Sekitar 80 layanan dari 500 yang dijadwalkan tiba atau berangkat dari Sydney pada 24 Desember telah dibatalkan.
Lebih dari 10 persen penerbangan Malam Natal Melbourne tidak aktif. Bandara Brisbane telah membatalkan 45 penerbangan sejauh ini.
"Anggota tim garis depan kami diminta untuk menguji dan mengisolasi, mengingat meningkatnya jumlah kasus di masyarakat umum," kata juru bicara Jetstar Airways.
"Akibatnya, kami harus membuat beberapa penyesuaian terlambat pada jadwal kami," katanya.
Ryanair dilaporkan telah memotong sepertiga jadwal pada Januari karena pembatasan perjalanan Eropa baru.
(Salman Mardira)