Selain itu masyarakat juga harus melihat apakah varian tersebut menyerang populasi rentan seperti orang dengan riwayat penyakit penyerta (Komorbid) atau lanjut usia (Lansia).
Jika misalnya populasi lansia tersebut belum divaksin, maka risiko rawat inap tentu lebih tinggi. Jika hal itu terjadi di Indonesia, maka risiko akan meningkat, sebab masih banyak lansia dan populasi rentan lain yang belum di vaksin.
Baca juga: Jenis Masker untuk Cegah Penularan Omicron Rekomendasi Pakar Kesehatan
“Oke lah jika disebut lebih ringan, tapi kan Omicron lebih cepat menular. Otomatis angka kasusnya, angka rumah sakitnya, dan angka yang meninggal dunia juga pasti meningkat. Karena pasti ada yang masuk rumah sakit juga. Kalau saya lebih milih tidak ketularan jadi ada baiknya jangan menyepelekan,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)