Pintu Masuk Jalur Darat dan Laut Lebih Berisiko Kasus Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 20 Desember 2021 17:44 WIB
Jalur laut (Foto: Financial times)
Share :

"Semua kami tes PCR dan Genome Sequencing dan hasilnya ternyata pintu masuk laut dan darat jauh lebih tinggi positivity rate-nya dibanding pintu masuk udara," tegas Menkes.

Oleh karena itu, sambungnya, pemerintah dibantu dengan TNI, Polri, dan Kemendagri akan memperkuat proses surveilans dan juga karantina di pintu masuk darat dan laut.

Upaya lain yang akan dilakukan ialah berkaitan dengan testing. Jadi, pemerintah selain akan melakukan tes WGS, tapi juga akan melakukan PCR dengan SGTF yang bisa lebih cepat mendeteksi.

 Baca juga: Catat! Pemerintah Larang Warga Inggris, Norwegia dan Denmark Masuk Indonesia

"Tes PCR dengan SGTF berfungsi menjadi marker, sehingga tidak 100 persen seperti WGS, tapi kemungkinan besar bisa mendeteksi Omicron dalam waktu 4-5 jam saja. Sedangkan WGS membutuhkan waktu 3-5 hari," tambah Menkes Budi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya