Cegah Omicron Menyebar, Ahli Sarankan Pemerintah Larang Pesta Tahun Baru!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 20 Desember 2021 08:00 WIB
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)
Share :

SEBANYAK 3 kasus Omicron telah ditemukan di Indonesia. Temuan kasus pertama pada Kamis (16/12), lalu bertambah 2 kasus lagi di hari berikutnya, Jumat (17/12).

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa kasus pertama varian Omicron berasal dari WNI yang tiba dari Nigeria pada 27 November 2021. Pasien N, kasus pertama Omicron Indonesia, sendiri tidak melakukan perjalanan luar negeri. Dia tertular di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, tempat WNI dari Nigeria di karantina.

Temuan 3 kasus Omicron ini perlu disikapi serius oleh pemerintah dan semua masyarakat Indonesia. Ahli Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam pun mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah untuk melakukan upaya pencegahan sedari sekarang.

Baca Juga: Pakai Masker Dobel Ampuhkan Lindungi Diri dari Varian Omicron?

Salah satu poin rekomendasi pencegahan Omicron meluas di Indonesia adalah mengharapkan pemerintah daerah melarang pesta tahun baru.

"Pemerintah daerah (disarankan) mengumumkan larangan pesta malam tahun baru serta penutupan tempat-tempat rekreasi pada malam tahun baru," katanya dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Senin (20/12/2021).

Baca Juga : Kemenkes Duga Kasus Omicron Pertama di Indonesia Datang dari Nigeria

Prof Ari yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melanjutkan, ia 'angkat topi' pada Bupati Bogor, Jawa Barat, bersama dengan Polres setempat yang sudah terlebih dulu mengeluarkan pengumuman pelarangan tersebut.

"Ya. penutupan jalan menuju Puncak Bogor saat malam tahun baru sudah diumumkan Bupati Bogor. Kalau perlu diperluas waktunya," tambah Prof Ari.

Selain menyarankan pelarangan pesta malam tahun baru, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam UI itu juga merekomendasi beberapa upaya pencegahan Omicron meluas di RI lainnya. Apa saja?

1. Masyarakat memperketat prokes, gunakan masker dengan baik dan benar, karena masker dapat mencegah menularkan atau tertular. Lalu, hindari kerumunan dan menunda berangkat ke luar negeri, apalagi ke negara dengan jumlah kasus Omicron tinggi. Kemudian, vaksinasi untuk yang belum vaksinasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya