Tanpa Demam dan Batuk, Menkes Ungkap Gejala Pasien Omicron Pertama di Indonesia

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 16 Desember 2021 11:57 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

VARIAN Omicron akhirnya masuk Indonesia, adapun korban pertamanya yakni pegawai kebersihan di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. Selain itu, ada lima kasus lainnya yang kuat diduga infeksi varian Omicron.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pasien berinisial N tersebut menjadi orang pertama yang terkonfirmasi Omicron. Kementerian Kesehatan pun diketahui sudah melaporkan penemuan kasus ini ke GISAID.

"Pasien N terkonfirmasi Omicron pada 15 Desember 2021. Data ini sudah kami laporkan ke GISAID dan terkonfirmasi benar bahwa pasien N terpapar Omicron," terang Menkes Budi di konferensi pers virtual, Kamis (16/12/2021).

Penemuan kasus ini diawali dari pemeriksaan rutin yang dilakukan di RS Wisma Atlet. Sampel diambil pada 8 Desember 2021, kemudian dikirimkan ke Balitbangkes Kemenkes untuk dilakukan tes Covid-19.

Diketahui, ada 3 orang yang positif di Wisma Atlet tersebut dan didapati satu pasien N terkonfirmasi Omicron. "Dua lainnya bukan Omicron," terang Menkes Budi.

Selain itu, ada lima orang tersebut dalam kondisi masih diduga dan belum pasti positif Omicron. Namun, Kemenkes telah melakukan tes PCR dengan spesifikasi yang khusus.

“Kita mendeteksi ada lima kasus yang probable Omicron. Dua kasus adalah warganegara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris. Kedua WNI ini sekarang sedang diisolasi di Wisma Atlet,” kata Menkes Budi.

Lebih lanjut, tiga orang yang probable terinfeksi Omicron lainnya adalah warganegara asing (WNA) yang berasal dari Tiongkok (China) dan datang ke Manado, Sulawesi Utara. Saat ini tiga WNA yang probable tersebut sedang diisolasi dikarantina Manado. Lima orang ini masih sifatnya probable karena baru di tes PCR dengan marker khusus.

“Sampel yang positif dari lima kasus probable ini sudah dikirim ke Badan Litbang Kesehatan dan sedang kita lakukan tes genome sequencingnya. Kita harapkan dalam tiga hari ke depan kita sudah bisa mengonfirmasikan apakah ini benar Omicron atau tidak,” kata dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya