Belum lama ini kata dia, ada tamu seorang ibu dan anaknya hendak numpang salat di sebuah ruangan. Tiba- tiba sang anak menangis dan teriak-teriak tidak mau salat. Konon anak kecil itu melihat lukisan bakul jamu tersebut meringis.
“Sekarang lukisan bakul jamu berada di sanggar saya di Dukuh Pelang, Desa Bade. Percaya atau tidak hanya Allah lah yang maha tahu,” ucapnya.
Lukisan beraroma mistis ini dibuat sebelum masa reformasi pada 1996. Ki Djoko membuat lukisan itu di sanggarnya sendiri yakni Paku Budaya di sekitaran Jalan Soekarno-Hatta, Semarang, Jawa Tengah.
(Rizka Diputra)