SALAH satu pekerja migran asal Indonesia bernama Avisa secara blak-blakan menceritakan tentang jumlah penghasilan bulanannya selama bekerja di Taiwan. Hal tersebut ia ceritakan melalui channel YouTube pribadinya @Avisa Official.
Perempuan berhijab tersebut mengatakan bahwa para pekerja migran di Taiwan pasti wajib membayar biaya bulanan untuk agensi. Menurutnya besaran biaya agensi itu mencapai TWD 1.500 (Taiwan Dollar) atau sekira Rp.750 ribu tergantung dengan kursnya.
Lebih lanjut, perempuan yang kerap disapa Awe itu mengatakan bahwa gaji bulanan yang diterimanya dari sang majikan mencapai TWD 25.000 atau sekira Rp 12,5 juta. Angka tersebut adalah upah gajian Awe yang ke-31 untuk 36 bulan atau 3 tahun kontrak untuk menjaga lanjut usia (lansia).
"Jadi lima bulan lagi aku finish kontrak dan belum tahu nanti mau diperpanjang atau nggak. Karena 4-5 bulan sebelum habis kontrak, agency akan menghubungi. Atau agency dengan majikan akan membicarakan soal perpanjangan kontrak," kata Awe dalam video tersebut.
Lebih lanjut, ia pun mengaku bersyukur dengan upah yang diterimanya selama bekerja di Taiwan. Sebab uang hasil kerja kerasnya itu digunakan untuk mencukupi biaya sekolah untuk kedua orang anaknya di Indonesia.
Baca juga: Viral Pernikahan Lansia Usia 54 dan 61 Tahun, Netizen: Definisi Cinta yang Tulus
"Selama hampir 3 tahun di Taiwan kerja bareng majikan ini alhamdulillah bersyukur banget. Udah banyak ngebantuin orang tua dan bisa menyekolahkan anak. Tahu sendiri kan sekarang biaya buat sekolah itu gak murah. Alhamdulillah tahun ini anakku yang pertama masuk SD, barengan dengan anak yang kecil masuk TK," tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)