Jim Irvine, sebagai orang yang pertama kali menemukan mosaik itu, berharap orang-orang bisa berkunjung ke situs itu suatu hari nanti. Namun sejauh ini, belum ada keputusan terkait itu.
Situs ini sangat besar dan hanya sebagian kecil kompleks yang telah digali. Penggalian lebih lanjut memungkinkan akan ada lebih banyak penemuan.
Penyelidikan sejauh ini mengungkapkan bahwa vila yang besar itu dikelilingi oleh lumbung, dengan struktur melingkar yang sepertinya berupa rumah pemandian.
Kompleks ini sepertinya juga ditempati oleh seseorang yang memiliki pengetahuan sastra klasik antara abad ke-3 dan ke-4 Masehi.
Wakil Direktur Layanan Arkeologi Universitas Leicester dan manajer dari proyek penggalian ini mengatakan, "Ini adalah penemuan mosaik Romawi yang paling menarik di Inggris seabad terakhir.
"Ini memberi perspektif baru mengenai perilaku orang-orang pada masa itu, hubungan mereka dengan sastra klasik, serta memberi tahu kita banyak hal mengenai orang yang membiayai pembuatan mosaik ini.
"Orang ini memiliki pengetahuan klasik, juga memiliki uang untuk memesan pembuatan mosaik sedetail itu. Ini juga mosaik pertama yang menggambarkan kisah-kisah ini yang pernah ditemukan di Inggris."
Direktur Eksekutif Historic England, Duncan Wilson, menambahkan bahwa "penemuan mosaik langka dengan ukuran sebesar ini serta vila di sekitarnya adalah penemuan yang sungguh luar biasa.
"Penemuan seperti ini sangat penting membantu kami mengumpulkan sejarah. Dengan melindungi situs ini, kami bisa terus mempelajarinya, dan kami sangat menantikan apa yang bisa ditemukan dari penggalian lebih lanjut mengenai orang-orang yang meninggalinya lebih dari 1.500 tahun lalu."
Situs tersebut berada di tanah milik pribadi yang tidak dapat diakses oleh publik, namun Dewan di wilayah Rutland sedang berdiskusi untuk memasang penampilan dari kompleks villa itu di luar lokasi.
Penggalian lebih lanjut direncanakan di situs tersebut pada 2022.
Sementara itu, Irvine mengatakan lahan tersebut tidak akan lagi digunakan untuk pertanian sehingga kawasan tersebut dapat dilindungi.
(Salman Mardira)