KELELAHAN atau fatigue adalah gejala yang paling sering ditemukan pada post-Covid syndrome. Bahkan keluhan ini masih dirasakan setelah 100 hari terpapar virus corona.
Pada pasien yang sempat mengalami kondisi gangguan paru berat saat terkena Covid-19, seperti acute respiratory distress syndrome (ARDS), dua pertiga dari mereka merasakan keluhan kelelahan yang signifikan setelah setahun terkena Covid-19.
Keluhan yang dirasakan sangat mirip dengan sindroma chronic fatigue/kelelahan kronis, yang terdiri dari kelelahan yang menjadikan tubuh tidak berdaya, nyeri, mengalami disabillitas neurokognitif, gangguan tidur, gejala disfungsi otonom, serta perburukan kondisi fisik dan kognitif.
"Kondisi hipertensi, obesitas, serta gangguan kesehatan mental menjadi beberapa faktor risiko seseorang mengalami post-COVID syndrome," ujar dr. Hikmat Pramukti, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam RS Pondok Indah belum lama ini.