Sampai hari ini, tidak ada yang bisa mencapai sumber mata air Fosse Dionne. Tahun lalu, wali kota Tonnerre menyewa penyelam profesional Pierre-Éric Deseigne untuk akhirnya memecahkan misteri tersebut.
Konon, sumur itu telah memuntahkan air dengan debit sekitar 311 liter per debit. Debit air ini bisa meningkat menjadi 3 ribu liter per detik dalam kondisi hujan.
Bangsa Romawi menggunakan sumber mata air ini untuk minum, sementara bangsa Celtic menganggap mata air ini adalah suci. Selain itu Prancis juga pernah menggunakan tempat ini sebagai pemandian umum pada 1700-an.
(Kurniawati Hasjanah)