Asisten profesor Egyptology di Academy of Sciences di Warsawa, Polandia, Dr Massimiliano Nuzzolo mengatakan: “Kami tahu bahwa ada sesuatu di bawah kuil batu Nyuserre, tetapi kami tidak tahu apakah bangunan tersebut hanya fase lain dari pembangunan kuil yang sama atau merupakan sebuah kuil baru."
“Sekarang saya memiliki banyak bukti bahwa yang kami gali di sini adalah salah satu kuil matahari yang hilang," tambah Nuzzolo.
Baca juga: Wisata Piramida, Traveler Bisa Pelajari 10 Hal tentang Orang Mesir Kuno
Yang tetap menjadi misteri adalah untuk siapa kuil matahari itu dibangun dan kapan waktu pembangunannya, meski ada kemungkinan dibangun pada periode waktu yang sama.
Firaun dinasti kelima memerintah selama sekitar 150 tahun dari awal abad ke-25 SM hingga pertengahan abad ke-24 SM. Hanya sejumlah kecil penguasa yang memiliki kuil matahari yang dibuat atas nama dewa matahari Ra di tepi barat Sungai Nil.
Penemuan kuil matahari ketiga akan ditayangkan sebagai bagian dari program National Geographic's Lost Treasures of Egypt.
(Rizka Diputra)