“Setelah kita lihat, ternyata ada varian baru, varian Delta. Jadi, kalau ada varian baru yang lebih ganas, itu kemungkinan bisa terjadi lagi kenaikan kasus. Seperti yang terjari di Jepang, Singapura, Malaysia, itu semua naik karena varian Delta,” ujarnya.
Baca Juga : Cegah Varian AY.4.2 Masuk, Kemenkes Akan Sebar 20 Mesin Genom Sequencing
Dia mengatakan, Indonesia sendiri sudah melewati puncak kasus Covid-19 akibat varian Delta di bulan Juni-Juli silam. Namun meski begitu, pemerintah tetap waspada akan masuknya varian baru dengan menjaga ketat perbatasan-perbatasan negara.
“Kita harus disiplin melakukan testing. Kemudian kita juga lakukan penjagaan di semua entri masuknya kedatangan dari luar negeri. Sebelumnya, kita jaga kuat di bandara udara, tapi (kedatangan dari luar negeri) masuknya dari (jalur) laut. Belajar dari gelombang satu dan dua, kita melakukan penjagaan yang lebih ketat lagi,” kata Budi Gunadi.
(Helmi Ade Saputra)