Ia pun berharap kerja sama sektor swasta untuk sama-sama mendorong momentum COVID-19 di Jakarta yang terkendali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di sektor pariwisata.
Dalam pemaparan, Andhika menjelaskan bahwa sektor pariwisata di Jakarta terpukul dengan pandemi COVID-19.
Pada 2020, total penerimaan pajak dari sektor hiburan, hotel dan restoran di Jakarta turun 53,4 persen dari Rp6,24 triliun pada 2019 menjadi Rp2,9 triliun pada 2020.
Selama 2020, total sebanyak 7,1 juta wisatawan domestik dan asing berkunjung ke Jakarta atau merosot 82 persen dibandingkan kondisi 2019 mencapai 40,8 juta orang.
Apabila dirinci, selama 2020 wisatawan domestik ke Jakarta mencapai sekitar 7,1 juta dan wisatawan mancanegara mencapai hampir 40 ribu orang.
(Salman Mardira)