Terjebak di Disneyland mungkin terdengar seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi sebagian orang. Tetapi hal ini justru menjadi kenyataan buruk bagi mereka yang dikurung semalaman setelah satu kasus Covid-19 terdeteksi.
Melansir Euro News, taman hiburan Disneyland Shanghai tutup pada Minggu malam (31/10) karena seorang pengunjung dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (30/10).
Hanya petugas kesehatan dengan jas hazmat dan polisi yang diizinkan masuk sekitar pukul 5 sore waktu setempat.
Hampir 34.000 orang harus melakukan tes sebelum mereka dapat meninggalkan Shanghai Disney Resort.
Baca Juga:
Viral Aksi Menggemaskan Burung Beo Bermain Cilukba di Kamera CCTV
Viral Makan Pisang di TikTok, 7 Anak Milenial Dideportasi
Meski terjebak, pengunjung memuji efisiensi layanan Disneyland.
Qian, seorang wanita muda dan penggemar Disneyland, memposting pengalamannya di Weibo.
“Para turis di sekitar saya mulai membahas hal ini, mereka menonton kembang api dengan tenang,” katanya.
Pertunjukan kembang api berlangsung selama pengujian massal Covid-19.
Qian menuturkan, terjebak di Disneyland menjadi pengalaman yang tak terlupakan
"Kecepatan respons dan langkah-langkah untuk menangani situasi sangat cepat dan masuk akal," tulis Qian.
Qian mengaku telah bersiap diri jika harus menetap sampai Pagi hari berikutnya, namun ia begitu terkejut kerja cepat dari staf medis.
Kebahagiaan Qian ini diperlihatkan dengan memamerkan posenya di kastil bersama Lina Bell, karakter rubah berbulu halus baru yang populer.
"Hallowen ini akan menjadi perjalanan yang tak terlupakan, bahagia, indah, dan indah tanpa bahaya," tulisnya.
Berdasarkan laporan, tidak ada kasus yang terdeteksi di antara pengunjung Disneyland pada hari Minggu lalu, tetapi mereka harus mengisolasi diri di rumah selama dua hari dan menjalani tes COVID-19 lebih lanjut.
Taman hiburan ini akan dibuka kembali pada Rabu 3 November.
(Kurniawati Hasjanah)