2 Orang Meninggal Akibat Hirup Spray Aroma Terapi, Kok Bisa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 25 Oktober 2021 13:10 WIB
Spray aroma terapi (Foto: Tribune india)
Share :

Proses pengujian yang panjang

Pembacaan positif dari botol aromaterapi dilakukan dengan pengujian reaksi berantai polimerase, atau PCR. Laboratorium CDC mencoba mengekstrak data urutan genetik dari temuan PCR untuk dibandingkan dengan bakteri dari pasien Georgia, serta tiga pasien lainnya.

McQuiston yakin cara itu akan membuktikan tautannya. Tetapi bahkan jika tidak, penemuan penyegar ruangan yang terkontaminasi Burkholderia pseudomallei yang dijual di Walmart itu memerlukan tindakan segera. "Euforia pencarian sumber bakteri dengan cepat diredam oleh fakta bahwa sumber bakteri berasal dari Walmart," ungkap McQuiston.

"Kami sangat prihatin ketika kami menemukan bakteri ini di dalam botol spray aromaterapi yang bisa dengan mudah dibeli masyarakat," katanya. Namun Walmart menegaskan bahwa produk berbahaya yang mereka jual itu tidak ditempatkan di semua store.

Saran CDC untuk mengurangi jumlah korban

Di sisi lain, CDC menyarankan bahwa orang yang telah menggunakan produk dalam 21 hari terakhir, dan mulai mengeluhkan gejala yang konsisten dengan melioidosis, harus mencari perawatan medis dan memberi tahu dokter yang merawat tentang paparan semprotan aromaterapi.

"Orang yang tidak memiliki gejala tetapi telah menggunakan semprotan dalam tujuh hari terakhir juga harus menemui dokter, yang mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mencegah infeksi," kata CDC.

CDC juga menegaskan bahwa orang yang telah membeli spray aromaterapi berbahaya itu harus segera berhenti menggunakannya. Disarankan juga untuk yang sudah punya dan mau membuangnya, tidak boleh sembarangan karena bisa memperluas penyebaran bakteri jika disalahgunakan orang lain.

"Sebagai gantinya, mereka harus memasukkan botol ke dalam kantong plastik bening, lalu memasukkannya ke dalam kotak kecil, dan mengembalikannya ke Walmart, bukan membuangnya begitu saja ke tempat sampah," tegas CDC.

Pejabat agensi menyarankan bahwa setiap seprai atau linen yang disemprot dengan produk harus dicuci dan dikeringkan dalam pengering panas, dengan pemutih jika diinginkan. Permukaan yang mungkin terkena semprotan produk harus dibersihkan dengan disinfektan murni. Orang-orang harus mencuci tangan mereka secara menyeluruh setelah melakukan tugas tersebut.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya