Hal senada juga diungkapkan Kartika (29), pengunjung Ragunan lainnya, yang menyatakan bahwa pembatasan tersebut membuat dirinya merasa lebih nyaman dan aman.
Kartika yang datang bersama keluarganya sudah lama menantikan pembukaan Ragunan untuk wisata. "Kita ke mana pun merasa aman, karena tidak terlalu padat," katanya.
Sementara, Staf Pelayanan dan Informasi Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Wahyudi Bambang mengatakan, setiap warga yang hendak berkunjung wajib mendaftar secara daring (online) satu hari sebelum berkunjung.
Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka Mulai 23 Oktober, Anak-Anak Boleh Masuk
Dijelaskannya, Ragunan dibuka dengan maksimal kapasitas pengunjung 25 persen dari total kapasitas sehingga perkiraan total bisa menerima pengunjung sebanyak 15.000 orang.
Pengunjung yang diizinkan masuk adalah mereka yang ber-KTP DKI. Pengunjung juga harus memindai (scan) kode batang (barcode) dari telepon seluler melalui aplikasi PeduliLindungi untuk mengecek status vaksinasi Covid-19.
(Rizka Diputra)