Asma yang mengenakan gaun biru di atas pakaian renangnya berujar; "Ini adalah lambang kesenangan, impian kami untuk datang ke sini dan menghabiskan akhir pekan yang indah," kata Asma tanpa menyebut status kewarganegaraannya.
Sementara, Hadeel Omar, seorang turis asal Mesir mengaku bahagia Arab Saudi membuat gebrakan pariwisata yang luar biasa.
“Saya dibesarkan di sini, dan beberapa tahun yang lalu kami bahkan tidak diizinkan untuk mendengarkan musik, jadi ini seperti surga,” ujar Omar.
(Foto: AFP/Fayez Nureldine)
Baca juga: Perjalanan dengan Pesawat di Arab Saudi Wajib Sudah Divaksinasi Penuh
Sementara staf di pantai itu mengaku tidak tahu apakah pasangan yang berkunjung ke Pure Beach berstatus menikah atau tidak. Baru 2 tahun lalu pasangan asing yang belum menikah diizinkan berbagi kamar hotel. Namun, dengan alasan privasi ponsel mereka harus disita dan disimpan dalam kantung plastik.
“Saya terkejut dengan kebebasan dan keterbukaan di pantai, sesuatu yang akan dialami di Amerika Serikat,” ucap pengunjung pantai, Mohammed Saleh.
(Rizka Diputra)