"Klaim bahwa cuka dapat digunakan untuk pengobatan atau pencegahan Covid-19 adalah tidak berdasar," tegasnya dikutip Kominfo dari AFP, Jumat (22/10/2021).
Pernyataan ahli lain yang membantah cuka bisa mengobati Covid-19 juga disampaikan Dokter Spesialis Pengobatan Pernapasan di Rumah Sakit Pantai Kuala Lumpur, dr Helmy Haja Mydin.
"Menghirup cuka melalui mulut dan hidung justru dapat berpotensi berbahaya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini dikarenakan cuka mengandung asam asetat yang jika terhirup dapat merusak saluran udara, rongga mulut, kerongkongan, dan bahkan mata," tegas dr Helmy.
So, bagaimana isi pesan hoaks yang menyesatkan itu?
Assalamualaikum keluargaku dan saudara seimanku yang dikasihi karena Allah. Jika disahkan terkena Covid-19, sila buat macam video di atas guna cuka makan letak pada tangan dan hirup melalui hidung dan mulut sampai terbatuk. Ia akan hilang dan deria bau dan rasa akan kembali semula. Insyaallah. Semoga kita terhindar dari wabah ini. Aamiin. Sekadar perkongsian dari group personal usrah pika, semoga bermanfaat.
(Dyah Ratna Meta Novia)