PENGGUNAAN sunscreen atau tabir surya memang diperlukan untuk melindungi kulit kita dari paparan sinar matahari. Pasalnya, paparan sinar matahari langsung memang menyebabkan kulit kita mengalami kerusakan.
Memang seburuk apa sinar matahari terhadap kulit? Sinar matahari (ultra violet) merupakan bentuk radiasi elektromagnetik dari sinar matahari. Sains menyatakan ada 3 jenis sinar matahari yaitu UVA, UVB dan UVC. Tetapi sinar matahari yang berhasil menembus dinding atmosfer hanyalah 2 jenis yaitu UVA dan UVB.
Jelas, 2 jenis ini memiliki pengaruh yang buruk pada kulit dan dapat ditangkal dengan tabir surya. Berikut HighEnd berikan penjelasan lebih lengkap.
Pentingnya Memakai Sunscreen
Pengaruh buruk pada kulit tanpa proteksi adalah mutasi genetik pada sel kulit, radiasi tingkat tinggi, mempercepat tanda penuaan, sunburn, perubahan warna kulit dan tentu saja kanker kulit.
Penggunaan tabir surya sangatlah penting karena menjaga kulit Anda. Meski tidak 100% menjamin Anda bebas masalah kulit, pemakaian setiap dari dan re-apply dapat menghindarkan bahaya tersebut setidaknya 50%.
Penggunaan tabir surya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan melihat indikator SPF dan PA. Jika Anda sering beraktivitas luar ruangan, gunakan tabir surya dengan SPF 50 dan PA++++ karena SPF 50 dapat menangkal UVB 98% dan PA++++ dapat menangkal UVA dan re-apply setiap 30-45 menit. Namun jika Anda berada di dalam ruangan, Anda bisa menggunakan tabir surya dengan SPF 30 dan PA+++.
Tekstur Sunscreen
Berdasarkan bentuknya, tabir surya memiliki 3 jenis yaitu tabir surya krim atau lotion, batang, dan spray, hingga gel. Masing-masing tekstur memiliki fungsinya. Misalnya tabir surya dengan jenis spray lebih cocok digunakan sebagai touch up, tekstur krim atau lotion lebih cocok sebagai base make-up sementara gel lebih cocok diaplikasikan ke kulit yang berbulu halus.