Dalam sebuah pernyataan di Facebook, CEO Andrew Sharry mengatakan; "Ini adalah upaya kami untuk memperkenalkan sistem pengelola keamanan dengan lebih baik. Tetapi, komunikasi kami tentang sistem seluncuran air telah mengecewakan tamu kami,” kata Sharry.
"Pada hari Senin, saya terhubung dengan seorang ahli yang berspesialisasi dalam citra tubuh dan gangguan makan. Sekarang saya dapat melihat bagaimana sistem keamanan seluncuran air ini dianggap traumatis dan mengecewakan tamu,” terangnya.
Ia pun mengaku menyesal dan telah meminta maaf secara pribadi kepada keluarga yang terlibat dalam insiden itu.
(Rizka Diputra)