SUBANG merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang berdekatan dengan Bandung. Wilayah yang dianugerahi keindahan alam yang kerap dijadikan tempat wisata ini ternyata menyimpan sejumlah misteri.
Bahkan, ada salah satu tempat yang kerap memakan korban jiwa. Dirangkum MNC Portal pada Selasa (5/10/2021), berikut adalah 4 tempat angker di Subang, Jawa Barat.
Tanjakan Emen
Tanjakan Emen terkenal sebagai jalur maut yang sering memakan korban jiwa. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi di jalur yang menghubungkan Bandung dengan Subang ini.
Beredar mitos jika Tanjakan Emen merupakan tempat yang dipenuhi banyak makhluk astral. Menurut cerita yang tersebar, kadang 'mereka' berbuat jahil pada kendaraan yang sedang melintas di tanjakan tersebut.
Baca juga: 4 Wisata Alam di Subang Tak Kalah Populer dari Bandung
(Foto: Instagram/@viddy.hh)
Jalan yang kerap ramai kendaraan ini memiliki kisah mistis yang menjadi penyebab banyak kecelakaan. Kabarnya, nama Emen diambil dari seorang supir angkot yang tewas dengan tragis di tanjakan ini. Banyak yang menganggap bahwa tanjakan ini dihuni arwah Emen.
Bioskop Chandra
Gedung bioskop tua yang diresmikan pada 1987 ini sudah terbengkalai. Dahulu, gedung tersebut menjadi tempat hangout anak muda di Subang. Sayangnya, sejak 2010 mereka berhenti beroperasi.
(Foto: Yudi Chelsea)
Kini, penampakan gedung tersebut tampak sangat menyeramkan. Bahkan, banyak yang sering melihat sosok makhluk halus setiap malam Jumat. Gedung bekas bioskop ini berlokasi di Jalan Letjen Suprapto Nomor 45, Cigadung, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Baca juga: Mencari Ketenangan di Curug Mandala Subang yang Memukau
Pabrik Sang Hyang Seri
Pabrik tua yang telah dibangun sejak 1920-an ini merupakan bangunan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian. Namun, terdapat beberapa bangunan yang memancarkan hawa mistis.
(Foto: Instagram/@robby_maull)
Salah satunya terdapat gedung tua yang dihuni ribuan kelelawar. Bahkan, kabarnya ada sosok makhluk yang memimpin ribuan kelelawar tersebut.
Biasanya sosok tersebut muncul pada malam Jumat jika disediakan bunga kantil. Pabrik ini berlokasi di Kampung Sukamandi, Ciasem Girang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.