Saat Syarif tiba di daerah pertemuan Sungai Kapuas Besar dan Sungai Landak, Syarif merasa sangat terganggu oleh kuntilanak, sehingga dia melepaskan tembakan meriam untuk mengusirnya. Sosok kuntilanak ini digambarkan berwujud perempuan dengan rambut panjang dan berbaju putih.
Selain cerita tersebut, sebagian masyarakat juga percaya bahwa asal usul Pontianak berasal dari beberapa legenda yang beredar di masyarakat. Salah satu legendanya, nama Pontianak berasal dari Ayunan Anak.
Baca juga: Pelesir ke Pontianak, Yuk Singgah di 4 Objek Wisata Ini
Ya, penduduk Kota Pontianak merupakan suku Melayu, yang diceritakan bahwa Kota Pontianak berasal dari ayunan anak yang berada di sekitar Masjid Jami’. Ayunan ini biasa digunakan oleh anak-anak yang keluarganya bekerja.
Kemudian legenda lainnya yakni berasal dari kata pohon punti. Pohon punti atau pohon ponti artinya adalah pohon-pohon yang tinggi.
Pada masa itu, Pulau Kalimantan dikenal sebagai kepulauan yang memiliki pohon-pohon tinggi yang besar. Penyebutan pohon ponti ini terbukti dari isi surat antara Habib Husein bin Abdurrahman Alaydrus kepada Syarif Yusuf Alkadrie.
(Rizka Diputra)