3. Bagi pasien yang berusia lanjut sebaiknya ditemani anggota keluarga yang lebih muda. Supaya tetap efisien dan tidak menimbulkan distraksi, pasien cukup ditemani satu orang.
4. Sebaiknya pasien berada di ruang yang bisa bergerak bebas, misalnya bisa angkat tangan, kaki, dan sebagainya. Kamera harus bisa memantau hal tersebut (kamera ponsel lebih disarankan karena bisa lebih mobile dibanding kamera laptop).
Baca juga: Ini Waktu yang Ideal Konsultasi dengan Dokter saat Isolasi Mandiri
5. Siapkan juga obat-obatan yang sudah dan sedang dikonsumsi sehingga dokter akan melihat langsung obatnya. Ini agar dokter bisa menentukan obat apa saja yang akan dikonsumsi selanjutnya.
6. Sama seperti konsultasi tatap muka di rumah sakit pada umumnya, telemedicine melalui panggilan video juga memiliki keterbatasan waktu. Guna memaksimalkannya, pasien diharapkan fokus terhadap gejala dan keluhan yang di dirasakan pada saat melakukan telemedicine.
7. Mintalah dokter membuat rangkuman pemeriksaan saat telemedicine hari itu.
Baca juga: Lagi Ngetren, Kenali 4 Manfaat Rosehip Oil bagi Kesehatan Kulit
(Hantoro)