9. SMK Farmasi Jakarta
Peristiwa kesurupan massal di SMK Farmasi, Jakarta ini terjadi sekitar tahun 2010 silam. Peristiwa itu berlangsung selama sepekan dan semakin banyak siswa yang mengalami kerasukan. Namun lebih rentan terjadi terhadap siswi perempuan.
Sepekan setelah kesurupan massal, sekolah akhirnya diliburkan untuk meredam suasana. Pada hari masuk sekolah, tidak ada lagi kejadian kesurupan. Seluruh pihak mengira jika peristiwa mistis itu telah berakhir. Tapi ternyata teror hantu belum selesai.
Kesurupan massal bukan hanya terjadi satu hari di sekolah ini. Bahkan, salah satu seorang narasumber menceritakan kesurupan semakin seram keesokan harinya. Ada yang menangis, berubah suara, hingga siswa tidak sadarkan diri. Kejadian ini baru berhenti sekolah pihak sekolah mengadakan ruqyah di tempat itu.
Baca juga: Cerita Kesurupan Massal di SMK Jakarta, Satu Sekolah Sampai Harus Diruqyah
(10 Sekolah Angker di Indonesia, Foto: Okezone.com)
10. SMKN 4 Yogyakarta
Sedikitnya 15 murid SMK Negeri 4 Yogyakarta mengalami kesurupan di sekolah pada Rabu, 24 Juli 2019. Saat peristiwa terjadi, para murid tengah mengikuti pelatihan peleton inti (tonti) dalam rangkaian Masa Orientasi Siswa (MOS) baru.
Awalnya seluruh murid kelas 10 sebanyak 576 orang mengikuti ragam kegiatan MOS sejak pagi. Siang harinya, para murid kemudian diajak oleh pembina untuk menonton video tim tonti kakak kelas di aula sekolah.
Di sela menonton video tersebut, belasan murid tiba-tiba menangis dan berteriak histeris. Mereka menunjukkan gejala seperti orang kesurupan. Para murid yang kesurupan kemudian dibawa ke area terbuka dan ditangani oleh sejumlah guru.
(Rizka Diputra)