Untuk infeksi seksual yang ditularkan melalui anus, skrining lebih sulit karena pemeriksaan biasa tidak mencakup itu. Anda perlu secara khusus memberi tahu dokter tentang aktif dalam seks anal untuk meminta tes.
5. Inkontinensia feses
Sebuah studi yang dilakukan oleh Northwestern University menemukan bahwa wanita yang melakukan seks anal secara teratur, lebih mungkin terkena inkontinensia feses.
6. Sakit dan berdarah
Karena seks anal tidak natural, ada banyak rasa sakit yang terlibat bahkan bisa berdarah. Jika sudah berdarah, kemungkinan ketika buang air besar pun juga menjadi sakit.
(Dyah Ratna Meta Novia)