Sejumlah sarana dan prasarana secara bertahap juga akan dibangun. Seperti akses jalan desa dan landasan untuk lepas landas (take-off) atau mendarat (landing). Adapun, sumber dananya berasal dari APBDes serta bantuan dari pemkab ataupun pusat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Perum Perhutani setempat terkait hal perizinannya," ucap Wiyono.
Pihaknya berharap agar kawasan tersebut bisa segera dikembangkan, sehingga potensi wisata paralayang bisa mengangkat perekonomian dan kesejahteraan warga desa setempat dan sekitarnya.
(Rizka Diputra)