Alasan Asma yang Menyerang saat Malam Hari Jadi Sangat Buruk

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 08 September 2021 14:42 WIB
Asma (Foto: Times of India)
Share :

Secara khusus peneliti memilih orang dengan asma yang tidak mengonsumsi obat steroid, melainkan menggunakan inhaler bronkodilator setiap kali asmanya kambuh.

Dari 17 peserta tersebut, mereka dicatat bagaimana fungsi parunya dan gejala asma terakhir kali, pun seperti apa penggunaan bronkodilatornya. Semua data dicatat oleh peneliti dalam dua jenis protokol laboratorium yang berbeda.

Dalam protokol 'rutin konstan', peserta menghabiskan 38 jam terus menerus terjaga atau tidak tidur dan lampu kamar redup. Pola makan sebelum tidur pun diatur yaitu camilan diberikan per 2 jam.

Dalam protokol 'desinkronisasi paksa', peserta ditempatkan pada siklus tidur atau bangun 28 jam berulang selama seminggu dalam kondisi cahaya redup, dengan semua rutinitas dijadwalkan secara merata di seluruh siklus.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya