SEKOLAH tatap muka sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah dengan level PPKM di bawah 4. Bahkan, beberapa informasi mengungkapkan bahwa sekolah tatap muka ini akan dilakukan serentak jika tidak ada lagi wilayah di Indonesia dengan status PPKM Level 4.
Namun, masih banyak pertanyaan yang muncul dari kebijakan sekolah tatap muka ini, salah satunya adalah apakah boleh anak yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 tapi belum sempat divaksin untuk sekolah tatap muka?
Diterangkan Dokter Spesialis Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, tidak menjadi persoalan untuk anak-anak yang menjadi penyintas Covid-19 untuk sekolah tatap muka sekalipun dia belum divaksin.
"Kalau anak itu PCR-nya sudah negatif, berarti sudah tidak ada virus di dalam tubuhnya. Jadi, dia tidak akan menularkan ke anak lain," terang Prof Soedjatmiko, dalam webinar belum lama ini.
Ia menerangkan, lagipula untuk sementara waktu, kekebalan si anak yang belum lama ini sembuh dari Covid-19 masih tinggi sampai 2-3 bulan.
"Malah, justru dia itu aman meski belum vaksin untuk sekolah tatap muka bertemu teman-temannya," lanjutnya.