Bali Mulai Ramai Turis Lagi, Netizen Ikut Senang

Firziana Zahra, Jurnalis
Sabtu 04 September 2021 08:01 WIB
Kafe Paperhills di Kintamani, Bali (Instagram @paperhills.id)
Share :

BALI masih dalam PPKM Level 4, tapi kini mulai ramai lagi dengan wisatawan domestik. Terlebih lagi ada kelonggaran syarat penerbangan ke Bali di mana bisa menggunakan rapid test antigen asal sudah menerima vaksinasi COVID-19 dosis kedua, dan masuk dari bandara dari Pulau Jawa.

Mulai ramainya kedatangan wisatawan ke Bali sempat viral lewat sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @Denpasarnow.

Baca juga:  8 Tempat Wisata di Kintamani, dari Pura hingga Gunung Batur

Dalam video tersebut, terlihat suasana di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali yang ramai dengan turis. Mobil-mobil terlihat bergerak keluar bandara mengangkut wisatawan ke penginapan.

“Smangat, semangat, Bali mulai ramai lagi gaes, tuh tamu udah mulai banyak yang datang,” begitu kalimat diucapnya pengunggah video.

“Kita berdoa yuk agar Bali cepat bangkit,” tutup vidio tersebut.

baca juga:  Fakta-Fakta Unik Garuda Wisnu Kencana Bali, Sejarah hingga Daya Tariknya

Vidio singkat tersebut ditonton lebih dari 200.000 dan mendapat banyak perhatian warganet. Banyak yang mendoakan agar Bali bisa bangkit seperti sedia kala.

“Selalu taat prokes agar Bali dipercaya dan bangkit, hindari acara kumpul-kumpul yang tidak penting.. semangat kompak semua, pasti bisa,” tulis @sumiati

“Alhamdulilllah ikut seneng kalo Bali mulai ramai lagi. ayo Bali bangkit,” tulis @niaasmana

 

Sebagaimana diketahui, Bali sempat berencana dibuka untuk wisatawan mancanegara pada Juli 2021. Namun, rencana tersebut ditunda karena melonjaknya kasus COVID-19. Pemerintah akhirnya membuat PPKM Darurat di Jawa-Bali.

Sebelumnya juga ada wacana pariwisata Bali akan dibuka untuk turis asing pada September, tapi Menparekraf Sandiaga Uno beberapa hari lalu menegaskan belum ada keputusan kapan Bali akan dibuka.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya