Pertandingan selama 30 menit itu sendiri berakhir dengan skor 1-1, tanpa disertai perpanjangan waktu atau adu penalti.
"Pertandingan ini menyenangkan dan ada banyak penontonnya," kata ketua panitia penyelenggara Matt Winter.
"Pertandingan ini membuat para pemainnya basah kuyup tapi airnya tidak terlalu dingin dan permukaan lapangannya agak tidak rata," tambahnya.
Winter mengatakan tradisi itu dimulai sekitar 120 tahun yang lalu sewaktu sejumlah pengunjung Pub Kingsbridge di tepi sungai itu merasa bosan dan memutuskan untuk mengadakan pertandingan sepak bola dadakan di atas air.
COVID-19 telah menghadirkan tantangan dalam menjaga tradisi itu. Tahun lalu sekelompok kecil pemain tetap melangsungkan pertandingan meski hanya dua babak, yang masing-masing hanya lima menit.
(Salman Mardira)