Ketahui Pengobatan untuk Penyakit Multiple Sclerosis

Antara, Jurnalis
Jum'at 13 Agustus 2021 17:27 WIB
Ilustrasi penyakit multiple sclerosis. (Foto: Irishtimes)
Share :

MULTIPLE sclerosis adalah penyakit penonaktifan yang berpotensi mempengaruhi sistem saraf pusat, terutama otak, sumsum tulang belakang, serta saraf optik. Multiple Sclerosis disebut sebagai penyakit progresif dari sistem saraf yang menyebabkan masalah komunikasi antara otak dan seluruh tubuh.

"Multiple sclerosis bisa menyerang siapa saja, anak muda, lebih banyak wanita daripada pria, dan biasanya antara kelompok usia 20 hingga 40 tahun," ungkap Dokter Praveen Gupta, director-neurology at Fortis Memorial Research Institute India, seperti dilansir laman Indian Express.

Baca juga: Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis, Ketahui Juga Gejalanya 

Multiple sclerosis menyebabkan sistem kekebalan memengaruhi selubung pelindung yang disebut myelin yang menutupi serabut saraf yang menyebabkan masalah komunikasi. Pada waktunya, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan atau kemunduran saraf yang sifatnya permanen.

Gejala dari kondisi ini sangat bervariasi dan terutama bergantung pada saraf mana yang terpengaruh dan jumlah kerusakan yang ditimbulkan. Mereka yang memiliki multiple scleeosis parah mungkin kehilangan kemampuan untuk berjalan secara mandiri, sementara yang lain mungkin menderita remisi untuk waktu yang lebih lama tanpa menunjukkan gejala baru.

Baca juga: 4 Cara Jitu Bikin Anak Tidak Bosan Belajar Daring di Rumah 

Meskipun tidak ada obat yang pasti untuk penyakit multiple sclerosis, pengobatan biasanya berfokus pada memperlambat perkembangan penyakit, pemulihan yang cepat dari serangan dan tremor dan mengelola gejalanya.

Beberapa pilihan pengobatan yang biasa dianjurkan termasuk kortikosteroid, diresepkan untuk mengurangi peradangan saraf. Namun, kemungkinan ada beberapa efek samping seperti insomnia, peningkatan tekanan darah dan perubahan suasana hati.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya