Hawaii Kembali Hidupkan Cara Tradisional Atasi Perubahan Iklim yang Rugikan Pariwisata

Agregasi VOA, Jurnalis
Jum'at 13 Agustus 2021 07:02 WIB
Pantai Waikiki di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat (Foto AP via VOA)
Share :

HAWAII di Amerika Serikat menghadapi berbagai masalah lingkungan akibat pemanasan global. Dampak tersebut diperburuk oleh sejumlah aktivitas -yang menurut para kritikus- mengabaikan ekologi di lingkungan sekitar

Mereka berpandangan menghidupkan kembali nilai-nilai tradisional dapat mengurangi kerusakan dengan mengurangi erosi pantai, mengembalikan kadar keasaman air laut yang meningkat dan mengurangi banjir akibat badai yang menghancurkan.

Baca juga: Turis Sudah Divaksinasi Bisa Masuk Hawaii Tanpa Tes COVID-19 Mulai 8 Juli

Sejumlah hotel dan perumahan di pesisir sudah merasakan dampak kenaikan permukaan air laut, yang dapat merugikan pulau utama negara bagian Oahu sekitar 40% kawasan pantai pada tahun 2050, menurut sebuah penelitian.

Itu juga dapat merugikan sektor pariwisata, sumber pendapatan terbesar bagi pulau-pulau tersebut.

Pantai pasir hitam di Hawaii (USGS)

Bahkan menurut skenario global yang optimis, dengan asumsi emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, permukaan laut akan naik 30 sentimeter pada akhir abad ini, menurut perkiraan saat ini.

Dalam skenario terburuk, permukaan itu bisa naik lebih dari 2 meter pada tahun 2100, menghancurkan wilayah pesisir dan menggusur seluruh penduduk di pulau-pulau tersebut.

Perjanjian Paris tahun 2015 bertujuan untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius dibandingkan dengan tingkat pra-industri.

Suhu udara dan laut mengalami peningkatan dan kadar keasaman bertambah karena lautan menyerap lebih banyak karbon dioksida, merusak terumbu karang dan kehidupan laut.

Baca juga: Hawaii Bakal Berlakukan Paspor Vaksin Digital Bagi Turis

Perubahan pola cuaca menyebabkan curah hujan yang tidak menentu, dan di beberapa tempat mengalami kekeringan.

Cuaca yang tidak stabil memicu badai dan luapan banjir di Maui dan pulau-pulau lain pada Maret 2021, menghancurkan rumah dan jembatan yang memberikan gambaran, menurut para ilmuwan, tentang apa yang dapat terjadi di masa mendatang.

Celeste Connors dari Hawaii Green Growth, sebuah organisasi nirlaba yang berupaya menerapkan tujuan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, berdiri di tepi daerah aliran sungai di atas Lembah Manoa, yang mengalirkan air hujan dari pegunungan menuju pantai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya