2 Varian Lokal Corona RI Tercatat 1.756 Kasus, Menyebar ke Sejumlah Provinsi

Antara, Jurnalis
Senin 09 Agustus 2021 10:23 WIB
Ilustrasi varian lokal virus corona asal Indonesia. (Foto: Okezone)
Share :

Berdasarkan panduan WHO, kata Prof Amin, virus dapat diklasifikasikan sebagai VOC maupun VOI bila memenuhi salah satu atau kombinasi dari empat sifat.

Pertama yang paling banyak dikaitkan adalah kecepatan penularan virus. "Jadi mutasi yang terjadi mengakibatkan virus lebih cepat menular. Dia bisa berikatan dengan reseptor pada sel manusia dengan lebih kuat sehingga virus lebih cepat masuk ke dalam sel itu kemudian diterjemahkan menjadi cepat menular," ujarnya.

Baca juga: Ini Indikator Suatu Negara Bisa Disebut Bebas dari Pandemi Covid-19 

Sifat yang kedua, apakah virus tersebut lebih sulit untuk didiagnosis? "Artinya, kepekaan tes PCR itu menjadi menurun," ucapnya.

Sifat ketiga, virus tersebut menyebabkan gejala klinis yang tidak biasa, misalnya muncul kemerahan di kulit atau gejala lain yang tidak tidak muncul pada varian lain atau menyebabkan kematian lebih cepat.

Sifat keempat, virus tersebut tidak responsif terhadap antibodi yang terbentuk pascainfeksi pada penyintas, pascavaksinasi, maupun pada pasien terapi.

Baca juga: Ini Diet yang Tepat untuk Ibu Menyusui 

"Orang yang sudah sakit itu kadang diberikan antibody monoklonal itu beberapa VOC menurun kepekaannya," terangnya.

Varian VOI dan VOC hampir memiliki sifat yang sama. Namun, jelas Prof Amin, kriteria virus VOC dinilai lebih ganas sebab bisa memicu gejala sakit berat.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya