Selamatkan Taman Nasional, Kebun Binatang Gelar Operasi Katak

Agregasi VOA, Jurnalis
Minggu 08 Agustus 2021 03:03 WIB
Katak di Oakland Zoo (Mercury News)
Share :

DALAM upaya menyelamatkan kehidupan liar di Taman Nasional Sequoia Kings Canyon, sejumlah tim ilmuwan di Kebun Binatang Oakland di San Francisco, California, Amerika Serikat, mengembangbiakkan katak berkaki kuning untuk meningkatkan populasinya dan menyebarkannya di taman nasional itu.

Samantha Sammons, Ahli Biologi Konservasi di Kebun Binatang Oakland, mengatakan, katak memainkan perang penting dalam ekosistem.

Baca juga: Scuba Diving di Taman Nasional Ini, Anda Bisa Lihat Bangkai Kapal Batu Bara

“Katak sangat penting bagi ekosistem. Mereka kecil, tetapi mereka adalah hewan yang sangat perkasa. Jadi pada dasarnya, katak adalah bagian yang sangat penting dari jaring makanan. Predator yang lebih besar bergantung pada mereka sebagai sumber makanan,” katanya.

”Tapi anak katak, atau berudu, memakan ganggang sehingga menekan penyebarannya. Jadi menghilangkan satu spesies kecil ini dari jaring makanan sebenarnya bisa menyebabkan kehancuran besar.”

Sammons dan timnya dari kebun binatang itu berusaha mempertahankan populasi katak di Taman Nasional Sequoia Kings Canyon, dengan bantuan teknologi modern. Mereka membiakkan katak di kebun binatang sebelum menerbangkan hewan-hewan kecil itu dengan helikopter ke lokasi pelepasliaran.

Baca juga: Beruang Menyeret Rusa di Jalan Terekam Kamera, Begini Penampakanya

Pelepasliaran katak yang dilangsungkan pada Agustus 2021 itu merupakan yang ke-18 kalinya. Sampai saat ini, 626 katak berkaki kuning dari tiga spesies berbeda, yang semuanya dikategorikan "terancam" telah dilepasliarkan untuk meningkatkan jumlah populasinya.

Para ilmuwan terpaksa menggunakan helikopter karena katak-katak itu hidup di ketinggian. Menurut mereka, membawa katak-katak itu dengan cara berjalan kaki selama dua hari menuju danau, akan membuat hewan itu kepanasan dan mati.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya