MENGEDEPANKAN kepekaan dan kepedulian sosial guna membantu masyarakat terutama dalam masa pandemi Covid-19, MNC Peduli tidak hentinya membantu masyarakat terdampak.
Kali ini, MNC Peduli kembali menyalurkan bantuan guna membantu tenaga kesehatan yang saat ini sedang berjuang membantu pasien terinfeksi Covid-19.
Saat ini Indonesia tengah dilanda gelombang kedua Covid-19, yang membuat fasilitas dan tenaga kesehatan kewalahan.
Untuk memberikan semangat kepada tenaga kesehatan, MNC Peduli menyalurkan bantuan berupa makanan dan sanitari untuk mereka.
Ketua MNC Peduli Jessica Tanoesoedibjo mengatakan, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan yang juga butuh support dari masyarakat. Dengan gotong royong, diharapkan Indonesia dapat segera melalui pandemi ini.
"Petugas Ambulans Gawat Darurat saat ini banyak berperan dalam penanganan Covid-19," ujar Jessica pada acara serah terima donasi di Jakarta, Rabu (4/8/2021).
Jessica mengatakan, sudah seharusnya kita sebagai masyarakat mensupport dan mengapresiasi pekerjaan mereka. Risiko mereka dalam berkeja tentu sangatlah tinggi.
"Pekerjaan teman-teman sangatlah berisiko tinggi, sehingga sudah selayaknya kita apresiasi dan kita bantu, " tuturnya.
Baca Juga : MNC Peduli Serah Terima Batuan untuk Nakes dan Masyarakat Terdampak Covid-19
Jessica juga berharap agar para petugas garda terdepan tetap semangat melayani pasien baik yang terpapar Covid-19 maupun non Covid-19. Dalam kondisi seperti ini, kesehatan mereka harus diperhatikan.
"Semoga teman-teman tetap semangat dalam menjalankan pekerjaannya. Tetap diberi kesehatan untuk dapat berbuat kebaikan dengan membantu orang lain," harapnya.
Sementara itu, Kepala Unit AGD Dinkes DKI Jakarta dr. Winarno, MARS mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Ia berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan semangat para tenaga kesehatan dalam melaksanakan pekerjaannya.
""Bantuan yang kami terima berupa masker dan kebutuhan sanitasi lainnya. Dengan adanya bantuan seperti ini memberikan spirit kepara para nakes supaya tidak merasa sendirian," tukasnya.
(Helmi Ade Saputra)