6. Berkebun dan membuat prakarya
Ya, hobi baru dipilih sepertiga dari warga dunia selama pandemi. Hobi itu seperti berkebun atau membuat prakarya sendiri yang mana sebelumnya tidak pernah dilakukan.
Dengan melakukan hobi baru yang belum pernah dicoba sebelumnya, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Behavioral Medicine, Anda dapat lebih sedikit risiko alami stres.
Di jajak pendapat lain yang diterbitkan The Healthy Work Company, 41 persen orang mengatakan kesehatan mentalnya lebih baik setelah melakukan hobi baru selama pandemi. Penelitian juga menghubungkan manfaat baik antara hobi baru dengan penurunan risiko demensia.
7. Silaturahmi
Survei yang dilakukan LG Electronics menunjukkan bahwa 45 persen masyarakat dunia lebih banyak ngobrol dengan anggota keluarga atau teman-teman. Tentu, hobi ini terjadi karena kita semua diminta untuk di rumah saja dan komunikasi menjadi hal yang penting untuk menjaga keseimbangan hidup.
Tahu tidak, mengobrol walau secara virtual tetap memberi manfaat yang baik untuk kesehatan mental Anda. Ya, mereka yang secara rutin berkomunikasi dengan orang terkasih dapat menjaga kesadaran pikiran.
Baca juga: 4 Gaya Cantik Inul Daratista Pakai Masker, Selalu Taat Prokes
8. Memelihara hewan
Lebih dari 3 juta rumah tangga di Inggris memilih untuk memelihara hewan peliharaan selama pandemi berlangsung, data menurut Asosiasi Produsen Makanan Hewan.
Ada manfaat baik yang diharapkan dapat muncul karena memelihara hewan, misalnya saja meredakan depresi yang bisa saja terjadi akibat ketidakpastian pandemi.
Bahkan, peneliti mengatakan mengelus hewan peliharaan itu dapat menurunkan tekanan darah Anda, sehingga menurunkan risiko masalah jantung dan stroke. Pada anak-anak, manfaat memelihara hewan peliharaan itu membuat mereka tidak rentan mengalami alergi.
9. Cuci tangan
Ya, cuci tangan menjadi hobi baru yang muncul selama pandemi. Warga Inggris saja misalnya, mereka cuci tangan 9 kali dalam sehari, dan ini lebih banyak 50 persen dari momen sebelum pandemi.
Rajin cuci tangan sudah terbukti menurunkan risiko seseorang terpapar penyakit akibat transmisi virus atau bakteri yang terjadi dari tangan ke mulut. Dewan Riset Medis Inggris pun mengatakan bahwa cuci tangan mengurangi risiko seseorang alami pilek atau flu biasa.
(Hantoro)