Nekat Masuk Pantai Wediombo Tengah Malam, Puluhan Wisatawan Diusir Petugas

Antara, Jurnalis
Senin 02 Agustus 2021 03:02 WIB
Panorama Pantai Wediombo di Gunung Kidul, DIY (Foto: Instagram/@arianiar)
Share :

PULUHAN wisatawan nekat memasuki objek wisata Pantai Wediombo, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Padahal, wisata itu ditutup sementara selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sejak 3 Juli hingga saat ini.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengungkapkan, berdasarkan laporan petugas SAR Satlinmas Wilayah I DIY yang melakukan patroli, mereka mendapati puluhan pengunjung di Pantai Wediombo.

"Mereka yang kedapatan berwisata di Pantai Wediombo, langsung diminta kembali ke daerah masing-masing," kata Sunu.

Menurutnya, wisatawan yang masuk ke Pantai Wediombo datang pada tengah malam atau dini hari untuk mengelabui petugas.

Pada Sabtu ada 10 kendaraan roda dua, satu travel dan satu unit kendaraan roda empat yang masuk ke Pantai Wediombo. Total ada sekitar 31 pengunjung yang masuk kawasan wisata.

Baca juga: Wisata Tutup Gegara PPKM, Gunung Kidul Evaluasi Target Kunjungan Wisatawan


Kemudian, pada Minggu dini hari sekitar 01.00 WIB, terdapat tujuh rombongan pengendara motor yang sudah mendekat parkiran Wediombo. Namun, pengunjung ini berhasil dihalau anggota SAR pada saat patroli pematauan gelombang tinggi.

Ada juga yang datang 04.30 WIB. Sedangkan untuk travel datangnya 05.00 WIB. Jam-jam inilah yang digunakan karena memang TPR belum dijaga.

"Kami mohon bersabar karena selama PPKM, kawasan wisata masih ditutup. Nanti, kalau sudah buka silakan main ke pantai,” kata Sunu.

Sunu menambahkan, untuk menghalau wisatawan masuk kawasan wisata, selain petugas tempat pemungutan retribusi, juga ada empat anggota SAR yng disiagakan. Meski demikian, penjagaan tidak dilakukan selama 24 jam sehingga ada saja yang nekat masuk, khususnya saat dini hari

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya