Budaya Chichorro yang memumikan mayat mereka hingga kini masih menyisakan misteri. Pada tahun 2005, Arriaza mengembangkan teori bahwa hal itu dapat dikaitkan dengan tingkat keracunan arsenik yang tinggi di dalam air yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, anak-anak dengan berat badan kurang, dan kematian bayi yang tinggi.
"Mumifikasi adalah respons emosional dari orangtua yang menghadapi kehilangan yang menyakitkan ini, jadi mereka melukisnya, mendandaninya dan setiap hari teknik ini menjadi lebih rumit," kata Arriaza menyitir laman Daily Sabah.
(Rizka Diputra)